Tahukah Anda? Kursi yang Ergonomis Merupakan Salah Satu Kunci Sukses dalam Bekerja! - punyarumah.id

Tahukah Anda? Kursi yang Ergonomis Merupakan Salah Satu Kunci Sukses dalam Bekerja!

4 bulan yang lalu      Interior design

Duduk terlalu lama baik di rumah atau tempat kerja bisa meningkatkan risiko penyakit tulang, diabetes, jantung, bahkan kematian. Menurut para ilmuwan, bahaya duduk itu bisa diimbangi dengan berolahraga. Sedangkan dari sisi desain dapat dikurangi lewat penggunaan perabot yang ergonomis. “Perabot ergonomis itu nyaman digunakan. Begitu duduk di kursi, ketinggian, kedalaman dudukan, kemiringan dan sandarannya semuanya nyaman dan enak,” kata Abie Abdillah, desainer furnitur dari Studiohiji, Jakarta.

Meski ukuran kenyamanan bisa subyektif bagi setiap pengguna, perabot ergonomis tidak bisa diterjemahkan dalam bentuk fisik produk furnitur saja. “Ergonomi itu terkait hubungan manusia dan obyek di sekitarnya. Saat mendesain, saya tentukan ergonomisnya dulu baru dikasih wujud,” kata Sean Bunjamin, desainer dari Teak Tock, Jakarta.

Untuk menciptakan produk ergonomis, para desainer dan industri memegang peranan penting. Artinya, tanpa pertanyaan dari pengguna, unsur ergonomis terjawab lewat produk. Khusus untuk kursi, para desainer mengakui saat mendesainnya jauh lebih sulit ketimbang perabot lain. Ini karena kursi benar-benar berinteraksi langsung dengan penggunanya. Fungsi kursi cukup beragam, begitu pula perlakuannya.

Ukuran dan fungsi

Mungkin Anda tidak menyadari, kursi yang Anda miliki telah melalui pengukuran standar perabotan ergonomis. Standarisasi itu ada studinya, bisa dibedakan peruntukannya untuk orang Asia, Eropa, juga Amerika. Untuk orang Asia, ukurannya lebih kecil terkait bentuk postur fisiknya. “Masih ada nilai toleransi dari ukuran standar yang bisa dimainkan sesuai dengan desain sebuah kursi atau perabot,” kata Joshua Simanjuntak, desainer produk dari Karsa, Jakarta. Menurutnya, semua ukuran kenyamanan juga berpatokan pada fungsi perabot atau jenis kursi yang ingin diciptakan.

Berbeda dengan Joshua, Sean mencoba tidak terpatok pada ukuran standar. Lulusan industrial design dari Academy of Art University, San Francisco, AS , ini berfokus pada tiga aspek yang menunjukkan postur tubuh manusia saat duduk. Pertama, eye level atau tinggi titik pandang yang akan mempengaruhi postur tubuh, berapa tingginya di posisi duduk. Kedua, sudut antara tempat dudukan dan bidang sandaran. Ketiga, posisi sandaran punggung yang menopang tulang punggung ke atas (thoracic). Semakin miring kursi, beban tidak lagi di lumbar (pinggang/punggung bawah) melainkan di punggung atas. “Lumbar akan mengikutithoracic,” ujarnya.

 

Sumber : www.housing-estate.com



Artikel Terkait


Artikel terkait tidak ditemukan

Komentar Artikel "Tahukah Anda? Kursi yang Ergonomis Merupakan Salah Satu Kunci Sukses dalam Bekerja!"